SEPUTAR KARBOHIDRAT

SEPUTAR KARBOHIDRAT

Kelebihan Karbohidrat menimbulkan penyakit, demikian pula kekurangan Karbohidrat juga dapat menimbulkan penyakit. Jadi….. Apakah karbohidrat itu diperlukan?

Setiap orang pasti menginginkan tubuh yang sehat dan tetap fit setiap hari. Untuk mendapatkan tubuh yang sehat salah satu cara yang harus Anda lakukan adalah dengan cara memenuhi asupan vitamin dan nutrisi dalam setiap harinya. Salah satu asupan nutrisi yang harus dipenuhi adalah karbohidrat. Karbohidrat sangat dibutuhkan tubuh untuk mendapatkan energi selain dari lemak dan protein. Tak hanya itu saja, karbohidrat juga memiliki fungsi seperti memiliki peranan penting dalam proses metabolisme, melancarkan pencernaan, mengoptimalkan kerja protein dan masih banyak lagi
Mengingat betapa banyaknya fungsi karbohidrat bagi tubuh, oleh karena itu Anda harus mencukupi kebutuhan karbohidrat dalam setiap harinya. karena jika anda kekurangan karbohidrat maka tubuh anda dapat terserang berbagai macam penyakit.

Pengertian Karbohidrat.

Karbohidrat adalah Sumber energi utama tubuh. merupakan zat gizi yang terdapat dalam makanan yang tersusun dari unsur Carbon (C), Hidrogen(H), dan oksigen (O). Sumber-sumber Karbohidrat sangat banyak seperti beras, jagung, gandum Dll
Jenis karbohidrat yang terdapat dalam makanan pada umumnya di bagi menjadi 3 jenis berdasarkan Ukuran melekul nya yaitu: Monosakarida, Disakarida dan polisakarida. Polisakarida dalam bahan makanan hewani yang dapat dicerna disebut dengan Glikogen. Selain itu dalam ilmu Gizi karbohidrat di bagai menjadi dua jenis yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat Kompleks

Sumber Karbohidrat

Banyak sekali sumber-sumber karbohidrat yang terdapat disekitar kita seperti :

Sumber karbohidrat Pada Biji : Beras, jagung, gandum
Sumber karbohidrat Pada Buah : Pisang dan semua jenis buah yang rasanya manis.
Sumber Karbohidrat Pada Akar/umbi : Ubi jalar, Ubi kayu, Keladi, Kentang dan lain lain.
Sumber karbohidrat Pada Daun : Sayur-sayuran berwarna Hijau.

Fungsi karbohidrat bagi tubuh :

1. Sebagai sumber Energi utama tubuh
Ini merupakan Fungsi karbohidrat yang utama yang berperan sebagai pasokan energi tubuh, setiap gram Karbohidrat mengandung 4 kalori.

2. Cadangan Energi dalam otot dan hati
Keberadaan karbohidrat didalam tubuh manusia, sebagian terdapat dalam darah sebagai glukosa untuk energi tubuh, sebagian terdapat pada Hati dan jaringan otot yang diubah menjadi Glikogen, dan sebagiannya lagi Diubah menjadi lemak dan disimpan didalam jaringan otot yang berfungsi sebagai cadangan energi tubuh.

3. Untuk memperlancar pencernaan
Karbohidrat juga berfungsi untuk memperlancar peristaltik usus dan memudahkan pembuangan feses, selain itu karbohidrat yang tidak dapat dicerna seperti serat bisa memberikan rasa kenyang.

4. Sebagai pemanis alami
Karbohidrat juga berfungsi sebagai pemberi rasa manis alami pada makanan khususnya Disakarida dan jenis karbohidrat Monosakarida
Banyak yang beranggapan karbohidrat adalah salah satu sumber penyebab kelebihan berat badan. Karena itu, banyak orang yang melakukan diet karbohidrat, bahkan menghindarinya sama sekali untuk menurunkan berat badan. Padahal, tubuh tetap membutuhkan asupan karbohidrat sebagai penambah energi. Berikut lima tanda tubuh Anda kekurangan karbohidrat.

Beberapa masalah akibat kekurangan karbohydrat :

1. Napas bau tak sedap
Tujuan diet rendah karbohidrat adalah untuk membakar lemak menjadi energi, meski kebanyakan pakar diet setuju bahwa diet ini tidak menyebabkan penurunan berat abdan jangka panjang. Ketika tubuh membakar lemak, tubuh melakukannya dengan proses yang disebut ketosis, yang melepaskan zat kimia bernama keton. Sayangnya, keton ini memiliki bau yang tidak sedap dan sering kali keluar melalui napas. Kabar buruknya, bagi Anda yang menjalankan diet rendah karbo, diet ini tidak sehat untuk mulut Anda, sehingga semua yang dilakukan seperti menyikat gigi, membersihkan sela gigi, dan menyikat lidah mungkin tidak cukup mengatasi hal ini.

2. Sering terjatuh saat olahraga
Ketika orang yang aktif secara fisik tidak mendapatkan cukup karbohidrat, tubuh akan menggunakan protein untuk menjalankan fungsi otot yang dibutuhkan, termasuk membangun otot, inilah mengapa karbohidrat sering disebut sebagai “partner protein”. Mengisi tubuh setelah latihan dengan kondisi karbohidrat yang telah dibakar, akan mempercepat pemulihan dan tubuh akan terasa lebih baik menyambut rutinitas yang harus dilakukan esok hari.

3. Jadi pelupa
Sering mendadak lupa meletakkan kunci atau ponsel? Sama seperti tubuh, otak juga membutuhkan karbohidrat, yang dipecah menjadi glukosa untuk energi. Dan ketika otak tak mendapatkan glukosa yang dibutuhkan, sulit bagi otak untuk bekerja dengan maksimal. Sebuah penelitian kecil di tahun 2008 menemukan, bahwa wanita yang menjalani diiet rendah karbohidrat memiliki nilai buruk saat menjalani serangkaian tes ingatan dibanding wanita yang menjalani diet rendah kalori dan nutrisi seimbang. Lalu, ketika wanita dengan rendah karbo kembali mengonsumsi karbo lagi? Otak mereka kembali berfungsi secara normal.

4. Mudah marah
Orang-orang yang mengikuti diet rendah karbo konsisten melaporkan perasaan yang lebih sensitif, stres, dan lelah, meski hasilnya mereka berhasil menurunkan berat badan. Salah satu penyebabnya mungkin karena karbohidrat sangat penting bagi tubuh untuk memproduksi serotonin, hormon di otak yang bertanggungjawab meningkatkan semangat.

5. B A B tak seperti biasa
“Salah satu tempat untuk melihat perubahan metabolisme dari berbagai macam diet yang dijalani adalah di saluran pencernaan anda,” kemungkinan besar, perubahan itu akan terwujud dalam bentuk sembelit, bisa jadi karena serat rendah dalam diet karbo. Untuk mengatasi hal ini maka dengan menkonsumsi lebih banyak sayuran tinggi serat dapat membantu pencernaan Anda.

Kekurangan Karbohidrat Sama Berisikonya dengan Kelebihan Karbohidrat

Karbohidrat merupakan salah satu nutrisi penting untuk tubuh manusia. Keseimbangan asupan nutrisi ini perlu diperhatikan karena nyatanya kekurangan karbohidrat sama berisiko dengan kelebihan karbohidrat.
Karbohidrat terdapat di dalam berbagai jenis makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Mulai dari buah-buahan, sayur-sayuran, susu, kacang, biji-bijian, hingga beraneka makanan hasil proses industri yang berbahan dasar tepung dan gula. Gula sering disebut karbohidrat sederhana, sementara makanan dari kelompok tepung dan serat termasuk karbohidrat kompleks.

Adakah Efek yang Perlu Diwaspadai?
Di dalam proses metabolisme pencernaan tubuh, karbohidrat akan diolah menjadi gula sederhana, kemudian diserap ke dalam darah. Selanjutnya, pankreas akan mengeluarkan hormon insulin yang diperlukan untuk membantu gula dari aliran darah memasuki sel-sel di seluruh tubuh dan akhirnya menjadi sumber energi.
Manfaat utama karbohidrat untuk tubuh adalah menyediakan energi untuk beraktivitas, mulai dari bernapas hingga berjalan. Selain itu, karbohidrat juga berfungsi mencegah serangan penyakit, terutama karbohidrat dari serat.

Jika mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat dari tepung, gula, dan makanan olahan maka dapat meningkatkan berat badan, bahkan dapat menimbulkan penyakit serius, yaitu diabetes, namun sebaliknya pun demikian, saat tubuh mengalami kekurangan karbohidrat, maka dapat menyebabkan ketosis, yaitu suatu kondisi ketika tubuh memanfaatkan lemak sebagai sumber energi namun tidak terpenuhi, beberapa gejala ketosis yang terasa meliputi sakit kepala, lemas, dehidrasi, mual, pusing, dan kerap merasa tidak nyaman.

Disamping itu membatasi sumber karbohidrat secara berlebihan juga dapat meningkatkan risiko kekurangan nutrisi tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Umumnya, orang yang sedang diet rendah karbohidrat akan berupaya menggantinya dengan menambah kadar protein dan lemak. Namun sebelumnya disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter gizi terlebih dahulu sebab langkah ini justru berisiko meningkatkan kolesterol dalam darah sehingga akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung.

Asupan karbohidrat yang disarankan sekitar 45-65 persen dari total kalori per hari. Jika total kalori per hari adalah 2.000 kal, maka disarankan untuk memenuhi sekitar 900-1.300 kalori yang dapat diperoleh dari 225-325 gram karbohidrat. Cobalah untuk memeriksa takaran gizi makanan pada label yang tertera di kemasan makanan.

Tingkat gula darah yang sangat tinggi terhadap seseorang dapat menimbulkan komplikasi serius dan dapat mencetuskan penyakit gula / diabetes. Maka dari itu, membatasi asupan karbohidrat merupakan langkah yang krusial untuk membantu mencegah komplikasi dan mengendalikan tingkat gula darah.
Kekurangan karbohidrat berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, sebagaimana kelebihan karbohidrat. Untuk itu penting menjaga asupan karbohidrat yang cukup sesuai kebutuhan tubuh masing-masing. Konsultasikan jumlah asupan karbohidrat yang tepat untuk penderita diabetes kepada dokter.

Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan Karbohidrat

1. Obesitas : Kelebihan berat badan akibat kelebihan kalori / kelebihan karbohidrat
2. Marasmus : Suatu kondisi serius malnutrisi kekurangan kalori dan protein.
3. Diabetes Militus : Gangguan Metabolisme Karbohidrat,
4. Laktose intolerance : gangguan metabolisme laktosa karena difisiensi enzim laktase.

Untuk itu maka perlu bagi kita untuk mengolah dan menyeimbangkan asupan karbohidrat yang kita konsumsi, untuk menyeimbangkan kadar karbohidrat yang sangat mudah, praktis dan enak adalah dengan melakukan olah raga secara teratur, olah raga yang dapat menggerakkan seluruh tubuh kita sehingga dapat membakar kalori yang mengendap didalam tubuh kita.

Demikian sekelumit ulasan seputar karbohidrat yang sangat diperlukan oleh tubuh, namun sekaligus juga membahayakan bagi tubuh apabila sampai banyak kekurangan atau berlebih.

Semoga bermanfaat…

Apa pendapatmu?

comments

Galeri Bugar