Penyakit Osteoporosis

Penyakit Osteoporosis

Osteoporosis adalah penyakit yang ditandai dengan penurunan kepadatan tulang, di mana tulang menjadi berpori,sehingga orang dengan penyakit osteoporosis sangat rapuh dan rentan terhadap trauma, dan rentan juga terhadap fraktur. Penyakit ini umum dan biasanya mempengaruhi orang tua terutama setelah menopause, dan di dominasi oleh perempuan atau sekitar 75%
Osteoporosis meningkatkan risiko fraktur tulang, terutama dari pinggul, pergelangan tangan dan tulang belakang. Hal ini terjadi karena kurangnya pembentukan tulang baru atau peningkatan penyerapan kembali (re-absorption) tulang lama.

Penyebab Osteoporosis :

Kekurangan hormon dalam tubuhnya (Pada wanita kekurangan hormon estrogen dan pada pria kekurangan hormon androgen)
Kekurangan kalsium dan vitamin D (kurangnya asupan kalsium dan asupan vitamin D di dalam tubuh, dapat menyebabkan osteoporosis dan Vitamin D dapat membantu penyerapan kalsium pada tulang)

Beberapa penyebab yang lain seperti kanker tulang yang dapat menyebabkan berkurangnya kepadatan tulang, kurangnya latihan fisik atau olahraga, faktor keturunan,lamanya penggunaan obat obatan steroid atau karena penyakit thyroid

Faktor Resiko Osteoporosis
Banyak penderita osteoporosis adalah kaum wanita. Sebab pada wanitalah yang paling banyak memiliki hormone esterogen. Penyusutan tulang juga banyak disebabkan adanya ulah hormon ini.
Sebab pada usia anak-anak, remaja, dan dewasa, wanita masih memiliki banyak esterogen. Hormone ini sangat menekan terjadinya penyakit degenerative (penyakit menua). Untuk itu biasanya penderita di usia tua dan mereka semua sudah pada tahap menopause. Pada kala itu kadar esterogen wanita sangat menurun. Sebenarnya bukan hanya osteoporosis yang siap menyerang wanita menopause, namun juga kolestrol tinggi, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung,
Bagian tubuh yang biasanya mengalami gejala osteoporosis adalah pada pergelangan tangan, pinggul, serta tulang belakang (vertebrae). Mereka adalah bagian yang paling banyak mengalami berkurangnya kepadatan tulang.

Bagaimana munculnya tanda-tanda osteoporosis ini, berikut diantaranya :

1. Tulang melemah

Gejala awal yang pasti muncul adalah adanya perasaan dan kenyataan bahwa tulang anda melemah seiring bertambahnya usia. Anda mulai merasakan sangat kepayahan untuk naik tangga atau kekuatan mengangkat beban berat semakin berkurang. Dari titik inilah anda harus menyadari bahwa kemungkinan besar tulang anda mengalami gejala pengeroposan.

2. Tinggi badan menurun

Kemungkinan yang muncul kedua adalah anda merasa tinggi anda tidak seperti dulu lagi. Biasanya penurunan sebanyak 3 cm selama 3 tahun. Hal ini disebabkan adanya fraktur pada vertebrae. Gejala osteoporosis membuat tubuh sedikit membungkuk. Bahkan seseorang yang mengidap osteoporosis akan semakin bungkuk postur tubuhnya seiring bertambahnya usia.

3. Tulang mulai membungkuk

Keadaan anda menjadi osteoporosis menimbulkan adanya fraktur kompressi atau terjadinya kolaps. Hal ini menyebabkan tulang menjadi bungkuk. Kifosis berat juga salah satu pemicunya yang dapat berpengaruh pada sistem pernapasan. Beberapa manula juga mengalami penyebab dada sesak napas atau tidak jarang adanya komplikasi pada paru-parunya.

4. Tulang rapuh

Keadaan tulang yang semakin rapuh. Walaupun tulang belum pernah mengalami post traumatic (keadaan pernah patah atau retak). Ia mudah sekali patah tulang padahal hanya melakukan hal ringan seperti jatuh biasa, mendorong, mengangkat, dan kegiatan lainya.

5. Patah tulang

Kasus yang paling sering menjadi penyebab osteoporosis namun tidak menyadari adalah ketika ia mengalami patah tulang. Biasanya pada pinggul akibat jatuh. Selain itu juga patah tulang kompresi pada vertebrae.

6. Dowager’s Hump

Merupakan keadaan dimana tulang belakang menjadi condong ke arah depan. Lalu terjadilah punuk di atas punggung. Hal ini terjadi karena seseorang mengalami kompresi pada tulang belakang. Kemungkinanya mampu terjadi pada laki-laki dan perempuan. Solusinya sama dengan pencegahan untuk osteoporosis.

7. Stress Fractures

Kondisi stress facture umumnya sangat jarang disadari oleh penderita. Sebab keadaan patah tulang ini sangat kecil dan tidak parah. Orang-orang cenderung mengabaikannya sampai ia merasakan nyeri pada tulang-tulangnya. Biasanya terjadi ketika ia sedang melakukan aktivitas sehari-hari, seperti jalan kaki. Padahal keadaan stress facture mampu menimbulkan komplikasi lain, misalnya erjadi arthritis.

8. Nyeri punggung

Seseorang yang mulai merasa nyeri pada bagian punggung juga memiliki resiko terkena osteoporosis. Keadaan nyeri ini juga akibat dari fraktur vertebrae

9. Perut mulai membuncit

Sebab tulang belakang yang berbentuk kurva, sehingga mendorong organ tubuh yang ada didepanya untuk lebih maju kedepan. Salah satunya adalah bagian perut. Untuk itu biasanya orang yang mengalami gejala osteoporosis memiliki perut yang buncit karena dorongan vertebrae.

Pencegahan Osteoporosis

Kondisi tua atau menua membuat tubuh anda semakin banyak membuang kandungan zat kapur. Padahal zat tersebut sangat banyak membantu dalam hal pembentukan tulang, perlu anda mengetahui cara-cara atau upaya pencegahan penyakit Osteoporosis, diantaranya :

Konsumsi makanan yang mengandung kalsium
Bahan makanan yang baik untuk tulang adalah makanan yang mengandung kalsium dan fosfor. Hal ini sangat baik untuk menjaga pengerosposan dan pertumbuhan tulang. Suatu tulang yang banyak mengandung fosfor umumnya cepat mengalami pertumbuhan jika suatu saat ia patah. Itulah mengapa pada usia anak-anak ketika jatuh, maka masa penyembuhanya lebih cepat. Sebab tulangnya masih kaya dengan zat fosfor.

Olahraga teratur
Kebiasaan olahraga teratur juga baik untuk menjaga stamina tubuh. Hal ini juga baik untuk cara menjaga kesehatan tulang anda agar tetap kuat, sebab setiap hari diolah terus.

Jika perlu pakailah suplemen tulang
Beberapa produk kesehatan sudah sangat banyak menawarkan suplemen di hari tua dimana kandungan kalsiumnya yang sangat banyak. Biasanya dikemas dalam bentuk multivitamin atau susu kaya kalsium. Hal ini juga dinilai penting, sebab anda akan sangat banyak kehilangan kalsium di hari tua nanti.

Beberapa tips untuk mencegah osteoporosis dan mempertahankan Tulang yang sehat (meningkatkan kepadatan tulang) :

Diet ( seperti makan makanan yang banyak mengandung kalsium seperti, lemak non yoghurt, keju, susu, makanan kaleng seperti sarden, ikan tuna, ikan salmon. makan makanan yang banyak mengandung kalium dan vitamin k, untuk mencegah kalsium berkurang di dalam tulang. Dan makan kedelai,untuk mempertahankan kepadatan tulang.

Olahraga (olahraga atau latihan fisik dapat meningkatkan stamina, kekuatan dan postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan, sehingga membantu mencegah keroposnya tulang)

Bergaya hidup sehat seperti hentikan asupan alkohol, karena alkohol dapat mencegah penyerapan kalsium dalam tulang, berhenti merokok karena merokok dapat meningkatkan fraktur tulang di usia tua
Konsumsi sulpemen diperlukan jika asupan kalsium dan vitamin D3 kurang di dalam tubuh.

Semoga bermanfaat…..

Apa pendapatmu?

comments

Galeri Bugar