Nyeri Sendi Lutut Akibat Rematik

Nyeri Sendi Lutut Akibat Rematik

Penyakit rematik sebetulnya bukan suatu kondisi yang asing bagi masyarakat kita karena di Indonesia sendiri pun sudah banyak yang menderita penyakit ini. Rematik sendiri merupakan penyakit yang bisa menyerang anggota gerak tubuh, seperti tulang, otot, sendi serta jaringan sekitar sendi. Keluhan yang kerap muncul adalah bengkak, kaku serta rasa nyeri yang membatasi gerak tubuh yang rasa sakitnya hampir sama dengan ketika Anda merasa keseleo. Hanya saja, persendian mengalami peradangan dan muncul kemerahan pada kulit.

Ada bermacam jenis penyakit persendian yang digolongkan dalam penyakit rematik dan salah satu jenis yang paling umum, adalah Rheumatoid arthritis (RA).
Penyakit rematik jenis ini ditandai dengan peradangan sebagian besar sendi yang utama pada tubuh. Rematik bukanlah penyakit genetik, jadi siapa saja bisa terkena tidak memandag ras dan kelompok umur tertentu (meskipun kebanyakan kasus dilaporkan paling sering terjadi di usia antara 30 – 60 tahun) dan wanita lebih sering terkena dibanding laki-laki.

Pada penyakit rematik jenis Rheumatoid arthritis (RA) sistem imun atau pertahanan tubuh mengalami gangguan sehingga malah menyerang sendi tubuh itu sendiri. Kondisi ini disebut dengan gangguan autoimun. Ketika sendi-sendi diserang oleh sistem imun maka terjadilah peradangan dan kerusakan pada sendi sehingga memunculkan berbagai gejala rematik yang berupa nyeri sendi, kekakuan sendi, dan pembengkakan.

Rematik bisa berpengaruh pada organ tubuh, seperti misalnya paru-paru, kulit dan pembuluh darah maupun jantung. Serangan dari rematik dianggap sebagai serangan simetris di mana sendi yang terserang itu sama di kedua sisi tubuh yang sangat berbeda dari osteoartritis di mana hanya salah satu sendi yang terserang.

Nyeri Sendi Lutut pada penderita rematik diakibatkan adanya pengkristalan pada sendi, sehingga ketika lutut dibengkokkan atau diluruskan, tulang secara otomatis akan saling menggesek, dan akibat ada butiran kristal di dalam sendi maka akan menimbulkan rasa nyeri. Mungkin beberapa dari Anda menganggap bahwa penyakit rematik adalah penyakit tua, karena kebanyakan orang tua pasti mengalami yang namanya sakit rematik. Hanya saja, dewasa ini bahkan orang muda pun yang berumur di atas 25 tahun dan dibawah 35 tahun bisa mengalami penyakit rematik ini. Jadi, dengan kata lain, penyakit rematik tidak hanya disebabkan oleh faktor usia saja tapi juga masih banyak faktor-faktor lainnya yang perlu Anda ketahui.

Mengenal Nyeri Sendi Lutut akibat Rematik

Rematik bukanlah penyakit tua karena penyakit ini dapat pula diderita orang muda. Penyakit rematik disebabkan oleh adanya kerusakan pada sistem autoimun. Jika sistem autoimun rusak maka akan terjadi peradangan yang menyerang sendi-sendi kaki terutama sendi lutut, sendi jari tangan dan tulang belakang. Peradangan yang terus berlanjut tanpa pengobatan secara intensif dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan pada selaput sendi, yang pada akhirnya dapat menyebabkan hancurnya kapsul sendi sehingga orang yang menderita rematik akut akan mengalami pembatasan gerak akibat desortasi pada tulang sendi. Jika Nyeri Sendi Lutut akibat penyakit rematik tidak dicegah atau diobati sejak dini maka penderitanya dapat mengalami cacat permanen.

Nyeri Sendi Lutut akibat Kerusakan Sistem Autoimun
Saat sistem autoimun terganggu atau rusak maka tubuh akan sulit dalam membasmi atau membunuh bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh, karena sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi dengan baik atau rusak sepenuhnya. Hal ini dapat menyebabkan sel-sel atau jaringan tubuh yang sehat mudah terserang penyakit akibat bakteri atau virus dan kemudian rusak, sel-sel atau jaringan sehat diserang termasuk juga sel-sel atau jaringan sehat yang terdapat pada persendian. Lalu apa yang menjadi penyebab utama sehingga seseorang dapat mengalami gangguan pada autoimun? Sama halnya dengan penyakit rematik, belum ada teori pasti yang menyatakan penyebab seseorang mengalami rematik, namun di beberapa penelitian ternyata faktor genetik memiliki peranan cukup besar pada timbulnya penyakit ini.

Oleh karena itu, jangan pernah mengabaikan rasa sakit yang terjadi pada persendian Anda, terlebih lagi jika penyakit tersebut muncul cukup sering. Pastikan Anda tahu bagaimana cara penanganan yang tepat serta tindak pencegahan terhadap Nyeri Sendi Lutut, segera konsultasikan dengan dokter anda…..

Semoga. bermanfaat….

Apa pendapatmu?

comments

Galeri Bugar