Mengelola Keuangan Dari Pendapatan Yang Kecil.

Mengelola Keuangan Dari Pendapatan Yang Kecil.

Sekedar mengisi waktu tidak ada salahnya anda yang memiliki pendapatan yang pas-pasan atau gaji yang kecil merenungkan agar dapat mengelola pendapatan anda tepat sasaran dalam mencukupi kebutuhan anda atau rumah tangga anda.

Yang namanya uang, baik bagi anda yang memiliki penghasilan besar ataupun kecil memang tidak akan pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan jika Anda tak hentikan kata puas, tidak mengendalikan keinginan, atau masih saja anda mengikuti pola hidup yang konsumtif, shoping, hobi jalan-jalan ke mall, tergiur barang diskon, membeli barang hanya karena ingin atau suka namun bukan kebutuhan dan sebagainya.

Perilaku konsumtif serta biaya hidup yang terus meningkat membuat kita berpikir keras tentang bagaimana tips mengatur keuangan dengan cerdas, kadang kita terlena, saat tanggal gajian tiba. Tagihan-tagihan harus dibayar tepat waktu, tetapi keinginan untuk berbelanja acap kali tak dapat ditahan. Ujungnya, belum tengah bulan, kita sudah kehabisan uang, sehingga terpaksa mencari pinjaman kesana sini.

Untuk itu maka harus anda lakukan tindakan perencanaan Keuangan anda, yaitu untuk menentukan arah tujuan keuangan anda setiap bulannya, langkah ini sebenarnya untuk merencanakan, menghitung, membagi, mengalokasikan, mencukupkan dan apapun istilahnya yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran anda (dan ini harus dilakukan).
Intinya adalah sebelum melangkah sebaiknya hitung dulu berapa total pendapatan anda setiap bulan, kemudian tentukan kemana tujuan atas keuangan Anda tersebut, utamakan tujuan pokok terlebih dahulu, yaitu kewajiban-kewajiban yang secara rutin harus dibayar baru kemudian belanja rutin yang harus disiapkan dan setelahnya kalau ada sisa baru dipikirkan arahnya dan sedapat mungkin upayakan untuk menabung, hindari belanja barang yang sifatnya hanya “ingin” padahal barang tersebut sebenarnya tidak terlalu anda butuhkan.
Memang benar jika memiliki tujuan yang pasti akan membuat lebih mudah mengatur keuangan pribadi. Hal itu juga akan menjadi motivasi untuk mengumpulkan pendapatan.
Jika Anda tak ingin terperosok terlalu dalam dengan masalah keuangan, khususnya apabila anda terus menambah pinjaman setiap bulan, berikut ada beberapa tips mengatur keuangan dengan gaji kecil untuk pengelolaan keuangan pribadi, yaitu Perencanaan keuangan yang perlu anda simak dan mencoba untuk melakukannya, antara lain :

1. Membuat Budget Bulanan
Sangat penting bagi Anda untuk mengalokasikan sejumlah dana untuk setiap pos pengeluaran Anda dan keluarga, mulai dari makan, transportasi dan bensin, hiburan, cicilan motor atau mobil, atau hutang-hutang lainnya serta biaya sekolah anak. Anda sebaiknya membuat anggaran bulanan yang disesuaikan dengan pendapatan anda, bila perlu sekiranya anda merencanakan untuk memiliki barang yang harganya mahal (misalnya : perhiasan) ini perlu, disamping bisa dijadikan investasi juga dapat menambah penampilan anda, maka untuk jangka panjang buatlah rencana anggaran belanja tahunan dengan mengalokasikan tujuan belanja berdasarkan pembagian pos masing-masing dengan tambahan pos simpanan untuk pembelian perhiasan tersebut. Dan tidak kalah pentingnya mulai sekarang rencanakanlah untuk program Asuransi, ini sangat penting bagi anda dan keluarga anda, ambilah seberapa asuransi yang sanggup anda ikuti, pilih jenis asuransi yang tepat dalam perencanaan kehidupan anda dan pilih perusahaan asuransi yang tepat dan menguntungkan. Hal ini diperlukan apabila sewaktu2 terjadi hal diluar dugaan atau diluar kehendak kita, minimal kita memiliki dana untuk menanggulanginya.
Siapkan dana darurat
Dana darurat ini sangat penting guna persiapan dikala kejadian darurat yang memaksa anda untuk mengeluarkan uang yang tidak berada dalam perencanaan keuangan anda (misalnya : anda harus pulang kampung segera karena ada urusan keluarga, atau anda menderita sakit yang harus segera membeli obat sedangkan anggran kesehatan yang anda rencanakan tidak mencukupi, dsb) dana ini harus anda siapkan agar pada saatnya anda bisa pergunakan tanpa harus mencari pinjaman (lagi).
Mengatur keuangan tidaklah mudah, harus menahan diri untuk tidak “membeli” terkadang membutuhkan beberapa percobaan di beberapa bulan, namun semua itu tidak akan bisa dilakukan tanpa adanya kemauan, ketekunan dan kedisiplinan dalam mengatur keuangan. Bersikaplah realistis dengan kemampuan pribadi masing-masing serta jangan tergoda dengan produk-produk baru yang membuat kita hidup boros. Untuk itu gunakanlah uang Anda dengan bijak dengan tidak menghambur-hamburkannya. Demikian artikel cara mengelola keuangan dengan gaji kecil. Semoga bermanfaat
Tiap bulan Anda wajib merencanakan anggaran belanja ketika menerima gaji. Akan lebih baik jika Anda meninjau kembali pengeluaran selama tiga bulan terakhir, dengan cara ini anda dapat mengetahui, uang Anda digunakan untuk apa saja yang akhirnya dapat melihat dan mempertimbangkan kembali pos-pos mana yang dapat anda “rem” pengeluarannya.
Menabung dan berinvestasi
Alokasikan 10%-15% dari total penghasilanmu terlebih dahulu untuk ditabung dan 5% untuk kamu investasikan. Bila kamu mempunyai dana lebih (seperti bonus, komisi, THR), bisa kamu tambahkan atau kamu investasikan ke produk investasi seperti reksadana atau dengan membeli logam mulia.
2. Miliki dua rekening bank
Anda wajib memiliki dua rekening bank yang berbeda. Rekening pertama digunakan untuk semua transaksi, seperti bayar tagihan, membayar asuransi, cicilan rumah, dll. Sementara yang kedua, digunakan untuk menabung.
Untuk yang kedua ini, pilih bank yang menerapkan biaya administrasi rendah dan jaringan mesin ATM-nya terbatas. Anda pun bisa menyimpan kartu ATM di tempat tidak mudah dilihat atau disimpan dirumah saja sehingga kartu ini jarang digunakan.
3. Lunasi utang dan cicilan
Segera lunasi segala tagihan yang menumpuk setelah menerima gaji agar nantinya Anda lebih mudah mengatur gaji Anda. Hal ini membantu penghitungan anggaran untuk jangka panjang. Apabila, utang tersebut tidak dapat dilunasi dalam waktu singkat, lakukan analisa, dan hitung berapa kali pembayaran yang harus disetorkan hingga utang tersebut lunas. Jika ingin mencicil sesuatu, sebaiknya disesuaikan dengan 30 persen pendapatan atau gaji Anda. Dari perhitungan tadi, berpikir ulanglah sebelum membeli barang dengan berutang atau kredit.
4. Catat!
Langkah selanjutnya adalah membuat buku harian yang berisi catatan pengeluaran dan pemasukan selama sebulan. Anda bisa mencatat barang atau jasa yang dibeli, jumlahnya, nominal transaksi, waktu pembelian, dan tempatnya. Memang butuh ketekunan, tapi ini membantu Anda dalam mengerem pengeluaran.
5. Bandingkan Pengeluaran dengan Anggaran
Langkah terakhir untuk mengatur gaji untuk 30 hari adalah membandingkan rencana anggaran pengeluaran dengan buku harian pengeluaran Anda. Apabila rencana anggaran berbeda jauh dari kenyataan, maka Anda perlu melakukan revisi terhadap anggaran tersebut. Periksa kembali agar Anda mengetahui pengeluara terbesar Anda untuk kebutuhan apa.
Demikian sedikit cara yang dapat dilakukan untuk merencanakan keuangan anda, tentu saja cara tersebut diatas tidak akan “pas” bagi semua orang, tergantung dari tingkat pendapatannya yang dapat dialokasikan sesuai perencanaan yang sudah dibuat. Cara-cara tersebut selain bisa mencukupkan dana anda namun dapat juga untuk mengerem kesenangan anda yang suka berbelanja, membeli barang cicilan, tergiur harga diskon dan sebagainya, sedangkan barang tersebut sebenarnya tidak begitu penting untuk kehidupan anda dan keluarga, Selamat mencoba semoga sukses!.

Apa pendapatmu?

comments

Galeri Bugar