Mengapa anda Menjadi perokok?

Mengapa anda Menjadi perokok?

Anda Menjadi perokok?

Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin

Kalimat tadi pasti ada di setiap bungkus rokok. Akan tetapi, mengapa Anda masih merokok?
Meski semua orang tahu akan bahaya yang ditimbulkan akibat rokok, namun belum juga surut keinginan orang untuk merokok karena tampaknya merupakan perilaku yang masih dapat ditoleransi oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Hal ini dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah, kantor, angkutan umum maupun di jalan-jalan. Hampir setiap saat dapat disaksikan dan dijumpai orang yang sedang merokok. Bahkan jika orang merokok di sebelah ibu sedang menggendong bayi sekalipun, orang tersebut tetap tenang mengembuskan asap rokoknya. Ironisnya, orang-orang yang ada di sekeliling acapkali tidak peduli.

Berbeda dengan kondisi di luar negeri, khususnya di negara-negara maju (ambil contoh di Singapura, Jepang dan negara2 di Eropa dan Amerika) para perokok dibatasi, tidak disembarang tempat diperbolehkan merokok karena Pemerintah menyadari betapa berbahyanya radikal bebas berbahaya yang dibawa oleh asap rokok, dan dihirup oleh orang yang tidak merokok (perokok pasip)

Pada awalanya mungkin Anda merokok hanya untuk sekedar coba-coba atau hanya untuk style, ingin dibilang anak nakal sehingga ditakuti sama teman-teman sebaya. Tapi ketika Anda terus menkomsumsi rokok dan tidak mengetahui apa dampak dari merokok, maka anda akan mengalami kecanduan dan tidak banyak orang yang bisa berhenti merokok.

Anda pikir dan renungkan kembali, maka akan didapati dampak negatif rokok lebih banyak dari pada dampak positif dan ketika Anda sadar, Anda sudah jauh terjerumus sehingga susah untuk kembali ke waktu ketika Anda belum merokok.
Lebih memperihatinkan lagi, usia merokok setiap tahun semakin muda. Bila dulu orang mulai berani merokok di usia SMP, sekarang dapat dijumpai anak-anak usia SD sudah mulai merokok secara sembunyi-sembunyi

Merokok pada jaman sekarang bukanlah hal yang tabu lagi. Mulai dari orang tua, remaja, bahkan anak anak dibawah umur sudah banyak yang merokok. Bagi orang tua khususnya laki laki merokok adalah hal yang wajar, tetapi alangkah mirisnya melihat anak anak yang sudah mengenal rokok di usia dini. Para orang tua yang seharusnya memberi panutan, malah bersikap tidak mau tahu dan tidak perduli. Banyak orang tua yang melarang anaknya merokok, tetapi malah merokok didepan anaknya, itu sama saja omong kosong. Kurangnya perhatian pemerintah dalam hal ini membuat anak anak dibawah umur bebas membeli rokok.

Meskipun di bungkus rokok sudah tertera peringatan, bahkan gambar bagian tubuh yang rusak akibat merokok, tetap saja tidak mengurangi orang orang yang mengkonsumsi rokok. Rokok seperti sudah menjadi rutinitas seseorang setiap harinya. Kalau satu hari saja tidak mengkonsumsi rokok, rasanya seperti ada yang kurang. Ya kita tidak bisa juga menyalahkan seorang perokok. Setiap orang yang merokok pasti memiliki alasan sendiri mengapa dia merokok.

Beberapa alasan kenapa seseorang merokok.

1. Menghilangkan stres
Bagi para pecandu rokok salah satu alasan yang membuat mereka merokok adalah rokok dapat menghilangkan stres, atau setidaknya mengurangi stres yang mereka alami karena suatu masalah yang sedang mereka hadapi.

2. Rasa lega dan santai

Rasa lega dan santai yang dirasakan saat menikmati rokok menjadi alasan seseorang menjadi kecanduan rokok.

3. Untuk jeda setelah melakukan sesuatu
Hal ini dilakukan saat jeda untuk beberapa aktivitas tertentu, misalanya merokok setelah makan, atau merokok sambil menikmati kopi / teh disaat sedang bersantai atau pun membaca koran di pagi hari.

4. Pergaulan
Beberapa orang beralasan merokok membuat mereka diterima dipergaulan khususnya para remaja. Dan biasanya didalam komunitas tersebut juga berisi orang orang yang merokok.

5. Rasa percaya diri
Seseorang yang merasa kurang percaya diri biasanya akan lebih mudah menjadi perokok. Mereka percaya rokok menjadikan rasa percaya diri mereka bertambah. Yang awalnya malu malu didalam suatu komunitas, menjadi berani bergaul.

6. Ingin diakui
Seseorang yang ingin mendapat pengakuan dari teman teman sebayanya akan memilih rokok sebagai alasan utama. Alasannya agar tidak dianggap cupu, dan disepelekan. Merasa diremehkan atau kerap menjadi bahan tertawaan oleh teman temennya yang terlebih dahulu menjadi perokok, membuat seseorang memilih jalan ini.

7. Penasaran
Rasa penasaran dan ingin tau seseorang menjadi salah satu alasan. Awalnya memang sekedar coba coba, tetapi kemudian menjadi pecandu. Dikelilingi orang orang perokok membuat seseorang yang awalnya hanya ingin tahu akhirnya menjadi pecandu.

8. Motto klasik
Adanya motto klasik yang dianut setiap perokok. Motto perokok yang mempengaruhi seseorang yang tidak merokok menjadi perokok. Motto yang menjadi panutan setiap perokok adalah ;

” Merokok mati, gak merokok juga mati “

Itulah beberapa alasan kenapa seseorang merokok. Namun lebih jauh perlu disadari bahwa mengisap sangat berbahaya bagi kesehatan, untuk itu hindari rokok untuk anda yang memang tidak merokok, bisa mengontrol diri. Dan sebaiknya untuk para pacandu rokok mulai memikirkan kesehatan, sebisa mungkin mulai mengurangi jumlah rokok setiap harinya, dan mungkin suatu akhirnya bisa berhenti total

.Semoga bermanfaat bagi anda.

Apa pendapatmu?

comments

Galeri Bugar