Menambah Berat Badan dan Massa Otot

Menambah Berat Badan dan Massa Otot

Bagi anda yang memiliki badan yang kurus, apalagi tinggi dan kurus, tentunya ada perasaan “kurang pede” dan minder, ini adalah kebalikan dari orang yang memiliki badan yang gemuk apalagi “bulat” tentunya juga tidak nyaman.

Dalam teory pada umumnya terdapat tiga tipe tubuh manusia, yakni ectomorph (kurus), endomorphs (ideal/atletis), dan mesomorphs (pendek dan bulat).
Bentuk tubuh tersebut sebenarnya masih dapat “diolah” dengan cara olah raga dan asupan makanan yang tepat, pada artikel ini akan membahas mengenai cara menambah berat badan sekaligus menambah massa otot bagi orang bertubuh kurus (ectomorph).

Untuk tipe tubuh ectomorph, tipe ini memiliki ciri badan yang kurus, dada datar, dan bahu kecil. Dan tipe tubuh ini sulit untuk meningkatkan massa otot. Kendati demikian, hal itu bukan penghalang bagi mereka untuk memiliki tubuh ideal dan atletis, asalkan dengan dibarengi latihan yang keras.

Ada beberapa tips bagi anda yang kurus untuk menambah berat badan sekaligus meningkatkan massa otot dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1. Memahami Indek Massa Tubuh/ Body Mass Index (BMI)
Apabila BMI seseorang kurang dari 18,5, maka orang tersebut dapat dikatakan kurus dan perlu untuk menambah berat badan. Banyak situs online yang dapat membantu Anda untuk menghitung berapa skor BMI Anda. Untuk BMI normal sendiri berkisar antara 18,5-24,9.

2. Latihan

Dengan melakukan latihan, maka tujuan untuk cara menambah berat badan dengan cepat akan terbantu. Latihan dapat meningkatkan massa otot, berbagai latihan ada di studio fitness, lantas latihan apa yang harus dilakukan?

Latihan beban
Latihan beban dapat menekan serta merangsang serat otot, tentunya hal ini dapat menambah massa otot. Latihan beban yang terbaik untuk membangun massa otot diantaranya adalah deadlift, squats, barbell rows, bench press, bar dips, dan pull-ups.
Latihan beban tersebut menargetkan otot-otot besar dalam tubuh dan membantu pertumbuhan massa otot. Untuk menambah berat badan bagian atas dapat melakukan push up, squat untuk otot paha, standing heel raise untuk betis, sit-up untuk perut, dan pull-up untuk lengan dan punggung.

Latihan anaerobik vs latihan aerobik
Latihan anaerobik merupakan latihan yang prosesnya ‘tanpa oksigen’ dengan intensitas tinggi dalam waktu yang singkat, yakni latihan beban. Karena itulah, latihan beban efektif meningkatkan berat badan dan menambah massa otot. Sementara latihan aerobik seperti berlari, bersepeda, dan jogging dianjurkan bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

3. Diet

Untuk menambah berat badan, makan lebih banyak kalori yang dibakar oleh tubuh Anda. Otot membutuhkan kalori sebagai bahan bakar dan latihan untuk menambah berat badan sekaligus membentuk otot. Hal ini dapat dicapai dengan diet yang tepat serta latihan yang benar. Jika diet tidak berjalan tepat, maka latihan lebih besar akan berdampak pada pembakaran kalori daripada membangun otot. Karena itu, diet yang sangat tepat sangat dianjurkan untuk membangun massa otot.

Diet tinggi protein
Protein hewani disebut sebagai yang terbaik untuk menambah berat badan karena kandungan asam amino esensial. Dengan komposisi yang dianjurkan adalah 50% protein, 30% karbohidrat, dan 20% lemak. Untuk sumber protein hewani ini dapat diperoleh dari daging merah, ikan, telur, dan susu.

Suplemen
Asupan suplemen juga berperan penting dalam membantu mengoptimalkan latihan dan diet untuk menambah berat badan serta massa otot, dan meredakan sakit setelah latihan.

4. Resiko selama latihan

Latihan memang penting bagi mereka yang ingin menambah berat badan dengan cara cepat sekaligus meningkatkan massa otot. Namun, penting juga untuk meminimalisirkan risiko dalam latihan. Jika latihan terlalu berlebihan (overtraining) dapat menimbulkan beberapa masalah antara lain insomnia, kelelahan, bahkan hingga depresi.

Selain itu, latihan juga dapat menyebabkan nyeri otot, ngilu, cedera, atau patah tulang jika dilakukan dengan tidak benar. Ada beberapa cara yang dapat mengatasi overtraining antara lain mengurangi jumlah latihan, istirahat, mencoba latihan baru, atau mencari bantuan profesional.

Untuk memaksimalkan latihan Anda, sebaiknya berlatih selama 45 menit dengan intensitas tiga kali seminggu. Juga, pastikan untuk melakukan sebanyak 6-8 repetisi dari 3-4 set untuk memaksimalkan menambah berat badan dan juga massa otot. Semoga bermanfaat.

Disamping itu sebagaimana yang telah disinggung diatas, agar latihan dapat terwujud secara optimal, maka sebelum latihan atau selama latihan dan sesudah latihan anda dapat mengkonsumsi berbagai jenis suplemen guna memperoleh hasil yang optimal serta memperoleh kekuatan selama latihan dan mengurangi rasa nyeri setelah melakukan latihan. Ada berbagai jenis dan merk suplemen untuk mengoptimalkan latihan anda, pilihlah suplemen yang cocok bagi anda.
Selamat mencoba, fokuskan niat anda dan berlatihlah dengan tekun dan rutin, baca artikel-artikel seputar fitness serta makan makanan yang sehat dan bernutrisi.

Apa pendapatmu?

comments

Galeri Bugar