Cara Meningkatkan Hormon Testoteron (Bagian 1)

Cara Meningkatkan Hormon Testoteron (Bagian 1)

Cara Meningkatkan Hormon Testosteron terdiri 3 Bagian :
1. Makan dengan Benar
2. Melakukan Aktivitas Fisik
3. Membuat Perubahan Gaya Hidup

Testosteron adalah suatu hormon yang dihasilkan dalam jumlah besar pada pria (dan hanya sedikit pada wanita), di dalam testis dan kelenjar adrenal. Kadar testosteron yang tinggi dihubungkan dengan performa seksual, fungsi reproduksi, massa otot, pertumbuhan rambut, perilaku agresif, kompetitif, dan beragam sifat maskulin lainnya. Kadar testosteron mencapai puncaknya pada usia 40, dan perlahan mengalami penurunan setelahnya. Untungnya, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan testosteron, jadi jika Anda merasa kadar testosteron Anda perlu ditingkatkan, maka Anda sudah memilih artikel yang tepat.

Bagian 1
Makan dengan Benar

1. Ubah pola makan Anda.
Berapa banyak testosteron yang dihasilkan tubuh Anda sangat terkait dengan diet, jadi mengawasi makanan apa saja yang Anda makan adalah hal yang penting. Diet ramah testosteron yang baik meliputi banyak lemak sehat, sayuran berdaun hijau, protein, dan kolesterol (tidak semua kolesterol itu jahat!). Diet rendah lemak harus dihindari saat Anda mencoba untuk meningkatkan testosteron.
Sebagai contohnya, mineral seperti seng dan magnesium bisa memicu produksi testosteron, sementara kolesterol baik memungkinkan sel-sel Leydig Anda untuk benar-benar memproduksinya. Sebagai tambahan, sayuran seperti brokoli, kembang kol, dan kubis akan menurunkan kadar estrogen (hormon wanita) di dalam tubuh Anda, sehingga meningkatkan kadar testosteron.

2. Makan kacang-kacangan.
Memasukkan beberapa kacang walnut atau almond ke dalam diet sehari-hari Anda adalah cara yang mudah, dan tepat untuk meningkatkan kadar testosteron.
Cobalah juga menambahkan kacang brazil, kacang mede, kacang tanah, dan kacang-kacangan lain yang mengandung lemak mono jenuh tinggi, karena pria yang mengonsumsi lemak jenis ini secara teratur memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi dibandingkan dengan pria yang tidak. Biji-bijian seperti biji bunga matahari dan wijen, juga memberikan lemak mono jenuh yang tinggi, sebagai tambahan untuk protein, vitamin E, dan seng, yang kesemuanya meningkatkan testosteron. Untuk pilihan yang paling sehat, pilihlah kacang dan biji-bijian tanpa rasa dan garam.

3. Makan tiram dan makanan kaya seng lainnya.
Seng adalah salah satu mineral yang paling penting bagi tubuh Anda dalam produksi testosteron. Faktanya, dengan meningkatkan asupan seng, Anda bisa meningkatkan kadar testosteron secara signifikan dalam waktu enam minggu saja.
Jika Anda ingin meningkatkan kadar testosteron dengan cepat, Anda hanya membutuhkan enam tiram untuk memicu produksi testosteron di dalam tubuh Anda, karena tiram sangat banyak mengandung seng, tetapi jika Anda tidak menyukai tiram, Anda juga bisa meningkatkan asupan seng dengan makan daging dan ikan kaya protein, bersama dengan produk olahan susu mentah seperti susu dan keju, di mana seluruhnya mengandung kadar seng yang tinggi.
Jika Anda kesulitan meningkatkan asupan seng Anda hanya melalui diet (terutama jika Anda adalah vegetarian atau vegan), Anda bisa meningkatkan asupan seng Anda menggunakan suplemen seng. Asupan seng yang disarankan untuk dewasa adalah tidak lebih dari 40 mg setiap hari.

4. Mulailah hari Anda dengan oatmeal.
Manfaat kesehatan oatmeal sangat terkenal – kandungan seratnya tinggi dan rendah lemak – tetapi sekarang ada alasan penting lainnya untuk memulai hari Anda dengan semangkuk oat: suatu penelitian di tahun 2012 menunjukkan bahwa oatmeal terkait dengan peningkatan kadar testosteron.
Penelitian menemukan bukti bahwa senyawa avenakosida yang terkandung di dalam oat dapat menghambat kadar globulin yang mengikat hormon seks di dalam darah, dengan demikian meningkatkan hormon testosteron. Oatmeal juga telah diketahui mampu meningkatkan performa seksual. Oatmeal mengandung L-arginin, suatu asam amino yang bereaksi dengan nitrogen oksida untuk melebarkan pembuluh darah. Saat pembuluh darah melebar, aliran darah akan mengalami peningkatan yang besar.

5. Makan telur.
Telur pada dasarnya adalah makanan super penghasil testosteron. Kuning telur mengandung HDL (atau kolesterol baik) dalam jumlah besar yang merupakan bahan pembentuk dalam produksi testosteron. Sebagai tambahan, telur mengandung protein dan seng dalam jumlah tinggi – dua bahan lain yang penting dalam produksi testosteron.
Jangan mengkhawatirkan pembuluh darah Anda – makan kolesterol “baik” tidak akan meningkatkan kadar kolesterol Anda (tidak seperti kolesterol “jahat” seperti trigliserida) sehingga Anda bisa makan hingga tiga telur utuh tanpa mengganggu kesehatan Anda.

6. Makan kubis.
Kubis (juga sayuran berdaun hijau lainnya seperti bayam dan kale) bisa membantu produksi testostero Anda. Sayuran ini mengandung senyawa fitokimia yang disebut dengan indol-3- karbinol (IC3) yang memiliki efek ganda yaitu meningkatkan hormon pria sekaligus menurunkan hormon wanita.
Secara khusus, penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Rockefeller University menunjukkan bahwa kadar estrogen pada pria yang mengonsumsi 500 mg IC3 selama satu minggu mengalami penurunan hingga 50%, sehingga kadar testosteron yang ada di dalam tubuh mereka menjadi jauh lebih efektif.
Cara yang paling efektif untuk meningkatkan kadar IC3 Anda di rumah adalah dengan makan banyak kubis, sehinga cobalah membuat sup kubis, kubis gulung, jus kubis, atau masakan lama yang lezat dari kubis dan kentang.

7. Kurangi asupan gula Anda.
Peneliti menemukan bahwa pria obesitas memiliki kemungkinan 2,4 kali lebih besar untuk memiliki kadar testosteron yang rendah dibandingkan dengan pria yang tidak obesitas. Jadi menurunkan kelebihan berat badan Anda beberapa kilogram untuk meningkatkan testosteron adalah hal yang penting. [8] Cara tercepat untuk melakukannya adalah dengan mengurangi sebanyak mungkin gula pasir dari diet Anda.
Jika Anda sangat menyukai minuman bersoda, maka minuman inilah yang pertama kali harus Anda singkirkan. Minuman bersoda berisi gula namun rendah kalori, sehingga memicu resistensi insulin dan peningkatan berat badan. Hanya dengan mengurangi konsumsi minuman bersoda kalengan dari diet sehari-hari, Anda bisa mengurangi sejumlah besar kalori.
Fruktosa adalah sejenis gula yang ditemukan di dalam makanan yang telah diproses dan jus buah-buahan. Gula ini diyakini sebagai faktor utama dibalik obesitas manusia modern. Untuk menurunkan asupan fruktosa Anda, kurangi asupan makanan dan minuman yang telah diproses, juga karbohidrat yang terdapat di dalam sereal sarapan, roti bagel, pretzel, waffel, dan sebagainya.

8. Minum Vitamin D3.
Secara teknis, suplemen ini adalah hormon, suatu hormon yang sangat penting. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang minum suplemen D3 secara teratur memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi.
9. Jauhi suplemen yang tidak didukung oleh bukti ilmiah.

Walaupun disebutkan di majalah terkenal, suplemen ini tidak akan membantu testis Anda menghasilkan testosteron lebih banyak. Berikut ini adalah suplemen yang harus Anda hindari:

Vitamin C.
Terkecuali jika Anda menderita diabetes, Anda tidak akan memperoleh banyak manfaat dengan mengonsumsi suplemen ini untuk meningkatkan testosteron Anda. Walaupun vitamin C tampak memberikan pengaruh dalam peningkatan testosteron pada tikus diabetes, hanya sejauh inilah bukti ilmiah yang mendukungnya. Kemungkinan besar Anda juga sudah mendapatkan cukup vitamin C dari diet Anda.

ZMA.
ZMA adalah campuran suplemen seng, magnesium, dan vitamin B6. Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa ZMA tidak memiliki efek sama sekali terhadap produksi testosteron pada pria. Terkecuali Anda mengalami kekurangan salah satu komponen suplemen ini, jauhilah ZMA.

Bila anda menginkan untuk mengkonsumsi suplemen penambah testosteron, Teliti suplemen yang menyatakan dapat membantu meningkatkan kadar testosteron. Jika Anda tidak yakin, carilah informasinya dan buat keputusan berdasarkan informasi yang Anda peroleh. Hanya karena suatu hal disebutkan di internet, belum tentu hal tersebut benar.

Bagian_2 ===>

Apa pendapatmu?

comments

Galeri Bugar