Cara Mengatasi Kram Kaki Saat Berenang

Cara Mengatasi Kram Kaki Saat Berenang

Kram adalah kejang otot yang terjadi secara mendadak sehingga menimbulkan rasa nyeri. Pada umumnya kram tidak hanya terjadi pada saat berenang saja, melainkan saat lari atau aktivitas fisik lainnya kram juga dapat menghampiri kita. Namun yang paling berbahaya adalah kram yang terjadi saat berenang. Jika tidak kuat, ini akan dapat menjadi masalah serius yang dapat mengancam jiwa kita salah satunya tenggelam.

Biasanya kram pada kaki terjadi ketika otot sudah lelah dan terlalu sering digunakan. Kram juga bisa terjadi karena kurangnya elektrolit dalam tubuh atau dehidrasi. Sehingga hal ini menyebabkan otot tubuh tidak bekerja dan kemudian menegang hal inilah yang menyebabkan rasa sakit saat kram. Tak hanya itu, kram juga bisa disebabkan karena kurangnya kalsium dan magnesium dalam tubuh, mengonsumsi obat-obatan tertentu, diabetes dan juga kegiatan yang berlebihan.

Seorang perenang yang mengalami kram saat berenang, ia akan langsung berusaha berenang ke tepi. Hal ini menyebabkan gerakan seorang perenang menjadi lebih lambat dan juga tidak teratur karena disebabkan oleh kepanikan dan tentunya rasa sakit akibat kram tersebut.
Jika perenang mengalami kram saat di kolam renang, berenang ke tepi adalah solusi yang sangat bagus. Lantas bagaimana jika seorang perenang mengalami kram saat berenang di laut, danau atau sungai? Berenang ke tepi adalah solusi yang dapat membahayakan nyawanya sendiri. Lantas bagaimana cara mengatasi kram kaki saat berenang? Simak penjelasannya berikut ini!

Berikut adalah tips mengatasi kram saat renang!

Tenang dan jangan panik
Tenang adalah modal utama kita saat terjadi kram saat berenang. Karena dengan bersikap tenang dan tidak panik, ini dapat membantu Anda mengembalikan keseimbangan tubuh Anda saat berada di dalam air. Selain itu, agar tidak panik Anda dapat melakukan cara lain seperti menghirup napas dalam-dalam lalu keluarkan perlahan.

Lakukan peregangan otot
Meskipun berada di dalam air, Anda jangan hanya terpaku pada bagaimana cara nda keluar dari kolam. Yang harus Anda lakukan adalah melakukan peregangan otot dengan cara memijat pada otot yang kram. Hal ini bermanfaat untuk mengembalikan elastisitas otot agar kembali seperti semula. Lakukan peregangan dan pemijatan berkali-kali sampai rasanya nyerinya hilang.

Selain memijat, Anda dapat memilih posisi untuk melakukan peregangan otot seperti berikut ini:

Posisi pertama :
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menekuk lutut Anda ke arah dada. Kemudian tarik telapak kaki dan jari kaki ke belakang ke arah punggung dengan hati-hati. Posisi yang seperti ini dapat membantu Anda untuk mengatasi kram pada otot paha belakang dan otot betis.

Posisi kedua :
Untuk melakukan posisi kedua, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan cara menekuk paha ke belakang, tarik jari kaki dan punggung ke arah telapak kaki dan jangan lupa tekuk lutut Anda. Posisi yang kedua ini dapat menatai kram pada otot paha bagian depan dan juga otot punggung kaki.

Langkah pencegahan

Untuk cara pencegahan, hal yang pertama yang perlu diingat adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi. Luangkan waktu beberapa menit untuk keluar dari kolam dan minum air secukupnya. Anda juga bisa minum air yang mengandung elektrolit untuk mencegah kram dan menjaga kebugaran tubuh.
Kedua, Lakukan pemanasan sebelum anda berenang, anda perlu melakukan peregangan sebelum berenang. Peregangan sangat penting untuk menjaga fleksibilitas otot dan membiasakan otot agar tidak kaget di dalam air. Peregangan perlu dilakukan sebelum dan sesudah berenang. Cobalah peregangan terutama untuk otot kaki sekitar betis hingga telapak kaki.
Lakukan selama kurang lebih 15 menit untuk membiasakan diri misalnya dengan berdiri dengan satu kaki sedang kaki lainnya diangkat kaki ke dinding dan menekuk tubuh hingga menyentuh lutut. Melipat kaki ke belakang tubuh, sesekali melompat, melakukan squad dan lain sebagainya.

Untuk mencegah kram Anda dapat melakukan hal seperti, minum air putih, mencukupi kebutuhan mineral dalam tubuh, olahraga, menyiasati posisi tidur dan bagi wanita sebaiknya jangan terlalu sering menggunakan sepatu high heels.

Semoga bermanfaat…..

Apa pendapatmu?

comments

Galeri Bugar