10 Tanda Saat Hormon Pria Berkurang

10 Tanda Saat Hormon Pria Berkurang

Waspadalah, apabila anda kaum pria merasakan gairah seks tidak lagi sekuat dulu lagi, Anda tidak bisa fokus di tempat kerja atau merasa lelah sepanjang waktu, bisa jadi hormon testosteron atau yang dikenal dengan “hormon pria” sudah berkurang. Disamping itu meskipun dapat mempengaruhi kehidupan seks, beberapa orang dengan kondisi ini juga memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan obesitas. Testosteron rendah juga dapat meningkatkan risiko diabetes, jadi waspadailah gejala-gejala menurunnya hormon testosteron anda agar dapat terdeteksi secara dini guna dikonsultasikan kepada dokter anda. Jika Anda curiga memiliki testosteron rendah,

Berikut 10 tanda yang tidak boleh diabaikan yang berkaitan dengan menurunnya kadar hormon testoeteron seorang pria :,

1. Libido rendah Beberapa orang melihat libido mereka menurun ketika usia mereka bertambah, pada saat itu dirasakan adanya gairah sexual yang menurun dan itu adalah merupakan satu tanda yang paling signifikan dan jelas dari testosteron rendah, yaitu adanya penurunan mendadak dorongan seksual

2. Berat Badan Naik Perlu diwaspadai pula apabila anda mengalami kenaikan berat badan secara signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya, karena naiknya berat badan dapat mempengaruhi testosteron karena sel-sel lemak mengkonversi testosteron ke estrogen, sehingga menurunkan jumlah testosteron,

Meskipun pria yang kelebihan berat badan atau obesitas dapat memiliki testosteron rendah, itu tidak menjelaskan apakah mereka mendapatkan berat badan karena testosteron rendah, atau testosteron rendah karena kelebihan berat badan. Untuk itu maka dengan pola makan yang sehat, berolahraga secara teratur akan dapat menurunkan berat badan seringkali cukup bagi mereka agar merasa lebih baik.

3. Disfungsi ereksi Banyak pria mengalami disfungsi ereksi yang disebabkan oleh rendahnya jumlah testosteron. Demi mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang kuat, para pria menjaga diri agar aliran darah memadai, sirkulasinya baik, fungsi katup serta sensasi normal dan dorongan seksnya juga tetap ada. Testosteron bertanggungjawab terhadap semua fungsi ini.

4. Kelelahan Testosteron rendah memberi kejutan listrik pada energi. Bila Anda sering merasa lelah setelah bekerja, ini bisa diartikan jumlah hormon ini sedang menurun, oleh karenanya para pria dianjurkan untuk beristirahat sejenak merelaksasi diri setelah beberapa jam bekerja agar dapat mengurangi tingkat stres dan kelelahan yang berlebihan.

5. Masalah tidur Pria dengan testosteron rendah dapat mengalami insomnia, tetapi itu juga terkait dengan Obstructive sleep apnea (OSA), gangguan tidur yang mempengaruhi banyak orang dan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan masalah dengan suasana hati dan memori. OSA membuat penderitanya sering terbangun karena saluran napasnya sering tertutup, meskipun testosteron rendah tidak menyebabkan OSA, banyak pria menderita OSA juga mengalami kelebihan berat badan, yang dapat menyebabkan menurunnya hormon testosteron bagi sebagian pria.

6. Kurangnya konsentrasi Testosteron bertanggung jawab menjaga Anda fokus. Jika hormon ini rendah, Anda dapat mengalami kabut otak, sulit berkonsentrasi dan bahkan memiliki masalah memori.

7. Depresi Depresi juga dapat mempengruhi kadar hormon seorang pria, demikian pula sebaliknya pria yang memiliki batas testosteron rendah juga memiliki gejala yang signifikan terhadap depresi.

8. Payudara membesar Karena testosteron rendah, rasio estrogen dan testosteron dalam tubuh menjadi tidak seimbang, hingga pada beberapa orang tumbuh jaringan payudara. Kondisi ini dikenal sebagai ginekomastia.

9. Timbul sakit dan nyeri Rendahnya testosteron dapat menurunkan massa dan kekuatan otot sehingga beberapa orang mungkin mengalami nyeri sendi, nyeri otot dan lebih rentan terhadap cedera, dan ini banyak terjadi pada sebagian besar pria yang usianya menanjak tua diatas 50 tahun, keluhan sakit tulang banyak dikeluhkan oleh sebagian pria yang berusia lebih dari setengah abad dan penyakit nyeri sendi ini dapat juga dijadikan pertanda atas menurunnya hormon testosteron seorang pria.

10. Masalah tulang

Meskipun osteoporosis biasanya dianggap mempengaruhi perempuan saja, itu bisa menjadi masalah bagi pria dengan testosteron rendah karena mengurangi kepadatan tulang.

Jika Anda curiga memiliki testosteron rendah, periksakan diri ke dokter sehingga mereka dapat mendiagnosa dengan tes darah sederhana dan menyarankan beberapa jenis terapi pengganti testosteron.

Demikian sekelumit informasi untuk para pria yang sudah dewasa ini yang diambil dari beberapa sumber untuk dapat diketahui secara dini agar tidak terlambat penanganannya, semoga berguna..

 

Apa pendapatmu?

comments

Galeri Bugar